sunyikopi

sunyikopi

1930769_29292453647_4278_n

kutitipkan sunyi di dinding kayu rumah panggung yang wangi

kuselipkan sepi di derit keriutan lantai yang tak tau diri

lalu ibu, saat kau membalik biji kopi siang tadi

barangkali kau temui

satu dua biji yang begitu dini

yang mengerjap-ngerjap kegelian ditimpa panas mentari

biji kopi itu ibu..

terlalu dini untuk disangrai, ditumbuk dan diseduh sore ini..

karena dia begitu sendiri, begitu sepi…

way lima, lampung

5 juli 2008

Advertisements

3 thoughts on “sunyikopi

  1. meski commentku ga nyambung gpp yha mba, habis q ga punya petualangan kopi sih:))), yha akhirnya ku beri aja puisi dan tulisanku yang ga karuan entah bisa dibaca atau tidak pun aku juga ga tau pakah tulisanku ini bisa di raba atau tidak….maklumlah baru mau berguru pada mba rani….:-P

    Yogya,061220

    WAKTU…………………………………………………………………!!

    Tak banyak yang ku tau soal waktu, tapi waktu selalu saja mengikutiku! Aneh memang tapi itulah kenyataan yang selalu kudapati tentangmu. Waktu berhasil merenggut semuanya dariku! Andai waktu dapat kumiliki sepenuhnya akan kuraih semuanya dengan senang hati, akan kuambil semuanya, akan kukuasai semuanya dan akan kulumatkan semua hal yang membuatku tidak senang! Waktu membuatku muak, waktu membuatku gila, waktu membuatku terkapar dalam keterasingan. Jiwaku lelah dan lelah mencari waktu!

    Waktu,siapa sebenarnya engkau? Tak taukah kau,bahwa aku tersiksa karenamu? Kau buat aku bertanya dan bertanya tentangmu…tak seorangpun tau tentang keberadaanmu!

    Waktu, seberapa hebatnyakah dirimu?sampai engkau harus membuatku terluka seperti ini! Waktu, jika engkau tau aku susah karenamu,kenapa kau hidupkan aku dengan warna-warnamu?dan kenapa engkau buat aku bahagia jika itu tidaklah lama?
    Waktu, apa hebatnya dirimu hingga semua orang selalu mengingatmu?kenapa semua orang tunduk padamu?apa kelebihan yang kau miliki,waktu?
    Apa karena kau kaya?apa karena kecantikanmu?apa karena kemolekanmu?ato apa karena itu semua?
    Waktupun menjawab dengan sahaja:”bukan karena itu semua mereka mengingatku wahai sodaraku, Mereka semua mengingatku karena darikulah mereka hidup dan karena diriku jugalah mereka semua akan mati di tanganku!”

    Alangkah naifnya diri Qta ketika Qta bertanya tentang waktu, maka jangan bermain-main dengan waktu. Waktu membuat Qta menjadi manusia bijak, waktu memberi Qta banyak kesempatan, waktu memberi Qta banyak pengalaman, waktu menjadi pelindung bagi umat manusia! Salah jika Qta menyalahkan waktu karena waktu bukanlah sebuah nyawa! Benar ia bisa menjadi ksatria bagi Qta semua,tapi ia tak pernah punya hak untuk menawar kehidupan yang Qta miliki!!

    Yogya,061220

    Bagaimanakah diri Qta memaknai arti kekal?

    Hari ini aku melihat bunga kecil itu tumbuh di halamanku. Tak banyak yang dapat kulihat dari bunga kecil itu, tapi ada satu hal terbesit dalam hati kecilku: “betapa indahnya bunga mungil itu”. Aku mulai memetik dan mencium bau bunga kecil itu. Harum, wangi dan indah! Sepintas aku melihatnya dengan lebih dekat. Kulihat ada putik di dalamnya, ada kelopak dan tangkai yang menghiasnya. Aku mulai berpikir untuk siapa dan siapa yang menciptakan bunga kecil ini sehingga bunga ini bisa begitu harumnya?

    Aku mulai berangan-angan kecil, andai aku bisa memetiknya setiap hari dan menikmati keindahannya sepanjang waktu! Sejenak kutinggalkan bunga itu dan hingga kudapati bunga kecil itu terlihat mulai melayu. Aku kecewa dan sedikit kesal karena aku tidak bisa menikmatinya seperti sedia kala. Aku mulai bertanya kenapa ini bisa terjadi dan untuk apa bunga kecil ini dihidupkan jika akhirnya akan mati melayu?

    Senja itu kepalaku pusing berpikir, kuputar otakku hingga akhirnya aku tersadar akan sesuatu yang barangkali memberiku sebuah arti. Bahwasanya semua ini diciptakan adalah tidak lain oleh ﷲ untuk makhluk ciptaanNya. ﷲ ajari Qta semua untuk berpikir bahwa seindah dan seharum apapun semuanya tidak akan bisa bertahan lama kecuali atas kehendakNya. Semuanya itu mengajari Qta akan jalannya kehidupan bahwasanya tidak akan ada yang kekal di dunia ini. Dan ini sebagai peringatan kepada manusia bahwa Qta semua harus bersyukur terhadap apa yang terjadi……

    ——farida—–

    yogya, 061221

    CINTA????????

    Apa itu? Kata itu terlalu rumit untuk kucerna sekaligus sebab aku memang tak tau apa itu? Banyak orang mendengungkan kata-kata itu, namun tak sedikitpun aku tau apa arti kata itu? Kadang aku bingung bagaimana wujudnya dan kapan ia datang?kadang aku juga bingung kenapa orang suka mengatakan kata itu tetapi kemudian mereka melupakan kata-kata itu setelahnya?apa sebegitu murahnya kata-kata itu sehingga bisa dijual dan dibeli kapan saja? Kadang aku heran sebab kata banyak orang, kata itu bisa membuat orang bahagia selangit luas tapi kadang keberadaannya juga bisa membuat orang mati rasa. Apakah itu benar?lalu jika orang tau itu bisa membuat orang bahagia, kenapa ia bisa membuat mereka terluka? Apa sebenarnya yang orang inginkan dari kata itu? Apa yang sebenarnya membuat orang mencari dan mengucapkan kata-kata itu?apa hanya sebatas karena ia menarik lalu kemudian setelah usai dan tidak menarik lagi kata itu dibuang begitu saja layaknya kain yang tak berguna lagi?ataukah ia sesuatu yang berarti dan harus dijaga keberadaannnya sehingga ia harus dijaga agar tetap utuh?mana yang benar?dan mana yang harus kupilih?apakah ini sebuah pilihan atau sesuatu yang sudah seharusnya terjadi?

    Apa ini? Kata ini terlalu sulit untuk kujangkau sebab aku memang tidak pernah melihatnya kasat mata! Banyak orang berkata atas nama cinta, tapi apa itu? apa sebenarnya cinta itu? apakah ia didengungkan atas nama nafsu? apa ia dilakukan atas kesadaran? apa ia tumbuh di atas penderitaan orang? atau……atau……atau……?????? semuanya begitu abstrak dan samar-samar. Aku sadar bahwa aku takkan pernah sanggup menemukan kata itu sebab aku sadar bahwa aku hanya tau bahwa tak ada cinta sejati kecuali cinta Q-ta kepada Sang Khalik! Sebuah rasa yang akan kekal selamanya sebab hanya Sang Khaliklah yang kerap Q-ta ingat sekaligus Q-ta lupakan di saat Q-ta bersedih hati! Lucu memang tapi itulah kenyataan pahit yang Q-ta telan. Tapi persoalannya adalah apakah Q-ta akan tetap bersikukuh pada kenyataan itu setiap saat dan sepanjang hidup Q-ta? Jika ya, lalu bagaimana jika cinta Sang Khalik menjemput Q-ta pada saat-saat yang tak terduga? apakah Q-ta kemudian akan menyesal dan merasa bersalah? Sayang, dan sangat disayangkan sekali sebab penyesalan tak pernah datang di ujung waktu!

    Cinta itu tercipta dan memang diciptakan oleh Sang Khalik untuk semua makhluk-Nya, agar mereka saling memberi dan menerima, saling mengenal dan saling memahami, saling belajar dan mengajari, saling sayang dan menyayangi, saling melengkapi dan menyempurnakan,cinta diciptakan untuk manusia agar manusia dapat hidup dalam kedamaian yang sejati. Tetapi jika cinta diciptakan untuk kedamaian, kenapa masih terlihat pertikaian di mana-mana? Kenapa masih ada orang yang saling membunuh, menyakiti dan menyiksa atas nama cinta? Ada dua hal penting yang sering dilupakan manusia dalam mengartikan cinta! Pertama, Mereka mengartikan cinta sebagai nafsu. Kedua, mereka bilang cinta tetapi tidak pernah tau sesungguhnya tentang arti dan makna cinta! Cinta bukanlah budak seksualitas semata, ia juga bukan barang yang bisa dijualbeli kapan saja. Ia hadir dalam sebuah kesadaran dan bukan melalui nafsu! Jika cinta hadir karena nafsu maka sesungguhnya itu bukanlah cinta melainkan kesombongan hati!

    Hari ini aku termangu sendiri melihat sepasang merpati sedang bermesraan merawat buah cinta yang terlahir. Mereka saling membantu, mereka saling memberi dan saling menyayangi satu sama lain…aku bertanya, apakah ini cinta?aku tidak tau, tapi ada satu hal yang kupelajari hari ini, bahwasanya aku malu pada Sang Khalik yang telah begitu agungnya menciptakanku sehingga aku bisa melihat makhluk ciptaan dan semua hal yang tidak pernah ku tau sebelumnya. Tuhan berikan aku ilmu yang selama ini tak pernah kuketahui sedikitpun…terima kasih Tuhan untuk semua hal yang telah Kau berikan kepadaQu sebagai tanda ke-Maha kasih sayang-Mu terhadap makhlukMu yang tak berdaya ini..

    Terangkai tuk diriku yang tengah mencari jati diri, yang saat ini tengah berada dalam padang keterasingan…

    Yogya, 051208

    RINDU SEORANG SAHABAT

    Aku memang bukan pujangga yang pandai bersyair
    Aku sadar, aku hanyalah anak manusia yang sedang
    mencoba tuk tumbuh dalam ranting-ranting yang
    bergelayutan diterpa angin
    aku memang bukan seorang malaikat
    aku sadar, aku hanyalah manusia biasa
    yang selayaknya pernah berbuat dosa
    memang benar aku egois
    memang benar aku keras bagai batu
    memang benar aku salah
    tapi ada satu hal yang memang tidak benar, adalah:
    salah ketika aku diam membisu tanpa kata
    padahal aku tahu bahwa aku salah
    untuk itulah aku wajib meminta maaf
    atas kesalahanku
    aku tahu bagaimana rasanya sakit
    sebab aku pernah sakit
    aku tahu bagaimana rasanya ketika hati terluka
    sebab aku pernah terluka
    namun aku sadar semua itu bukanlah satu-satunya derita
    aku tahu sebab aku pernah merasakannya
    satu luka semua luka
    semua bahagia satu sedih
    satu tertawa semua diam
    semua tersisih satu terangkat
    memang dunia tak sesempurna mata melihat
    di saat jalan kegelapan mulai masuk
    aku mulai menjerit ketakutan, meronta meminta belas kasih
    tiba-tiba aku melihat, satu persatu lilin mengiringiku
    tuk berjalan dan akupun tak lagi ketakutan
    itu berkat lilin-lilin yang senantiasa menyala tuk
    menemaniku dalam melangkah
    dan tahukah kau saudaraku,
    lilin itu tidak hanya satu akan tetapi ada
    beribu-ribu lilin yang mengiringi langkahku
    sejak itulah aku mulai sadar bahwa
    ada banyak jalan untuk menuju
    satu cinta kekasih sejatiku
    Dialah yang mencintai dari segala yang tak terputus cintaNya

    Yogya, 020923

    WAJAH BUDAK PARA PEMANGSA DUNIA

    Kesadaran parfum mulai membelenggu
    Tubuh menyatu dalam ranjang tak berdaya
    Perdagangan telah dimulai dan
    Kehidupanpun mulai menyapa kembali
    Malam terus bergejolak berkelahi dengan waktu
    Mengais-ngais sampah di gedung berbintang
    Sekejap….bisnispun telah mencapai limit
    Dimana kejenuhan bersemayam
    Sel-sel otak berontak “demontrasi”
    Tetap corong-corong tak berdaya oleh amplop
    Ruang dan waktu tak lagi bersahabat
    Mencaci maki wajah diri
    Berkaca dalam cermin yang terbelah
    Stimulant-stimulan mulai beraksi
    Menatap tajam ke arah jalanan hitam
    Lumpur-lumpur berserakan
    Bandit-bandit dunia saling bercengkrama
    Menampik, menusuk, dan membunuh
    Samar-samar darahpun telah membeku
    Semut-semut kepayahan mencari tempat tinggal
    Tangan-tangan raksasa menggenggam kuat
    Semut-semut mati terkapar
    Tersungkur di antara luasnya belahan bumi
    Oh…nasib.
    Nasib………………….
    Memang nasib…..!

    Yogya,020909

    KETIKA HATI MANUSIA KOSONG

    Awan-awan hitam menatapku dari langit
    Seolah-olah sedang menertawakan raut wajah manjaku
    Aku hanya bisa tertawa pilu melihat ejekan itu
    Aku terkapar lemah dalam lembah duka yang menyelimutiku
    Aku mendengar jeritan-jeritan perih itu,tapi…Aku diam membisu
    Aku melihat ratapan-ratapan itu, tapi masih saja seluruh tubuhku diam membisu
    Kosong tanpa jiwa, yang ada hanyalah gemuruh senja bergulung-gulung, menatap tajam ke arahku. Aku terkuak dan jatuh
    Aku merintih, namun tak ada yang mendengarku
    Aku mati dalam kekosongan jiwaku
    Sakit aku, bejat aku, najis aku, kotor aku
    TUHAN…………………………………………………………!
    Di mana Engkau, kenapa terali besi ini
    Masih membungkam mulutku dan kenapa
    Setan-setan ganas ini masih mengutukku???

    Yogya,060205
    Pena-ku Berlayar Ke Medan

    Resah…..aku berpikir
    Berdoa dalam keheningan
    Bercermin dalam kaca yang temaram
    Menatapmu dari kejauhan
    Medan …………………….
    Kapal itu telah berlayar kepadanya
    Pesawat itu telah melayang di atasnya
    Aku sendiri di sini, menatapmu dari kejauhan
    Hanya pena-ku yang sanggup mengantarmu
    Membalut rindu dalam kesepian

    Penaku berkata: Berlayarlah dan terbanglah!
    Dan kembalilah dengan sejuta senyummu.

    Kutulis tuk sobatku Andi yang akan berlayar di Medan

    Yogya,060205
    RINDU KAMPUNG HALAMAN

    Letih kaki berjalan, menatap birunya langit yang mendera
    Berharap keluarga menyambutku dengan hangat
    Melepas beban dan rindu yang tak tersampaikan
    Berbekal ilmu dan harapan, kurengkuh mereka
    Bergumul tangis dan tawa kudekap mereka satu persatu
    Ribuan kilo kutempuh demi sebuah harapan
    Berjuta rindu kutahan tuk mencapai cita-cita
    Setitik sinar membawaku menepi
    Sejengkal tanah mengantarku pulang ke tanah kelahiranku
    Wahai…..desaku!
    Aku kembali kepadamu dengan sejuta kerinduan
    Aku datang kepadamu dengan membawa segenggam kebahagiaan
    Kini lihatlah…….!
    Aku telah datang
    Dengan segenap jiwa dan ragaku
    Aku kembali
    tuk menyapamu.
    Yogya, 030928

    SENYUM TUK SOBAT KARIBKU

    Tak peduli hitam dan putih
    Aku dan kamu tetap tersenyum
    Tak peduli saling caci mencaci
    Aku dan kamu tetap menyapa
    Tak peduli saling berbeda
    Aku dan kamu tetap bersatu
    Tak peduli jauh dan dekat
    Aku dan kamu tetap bersahabat
    Senyummu adalah kebahagiaanku
    Dukamu adalah sakitku
    Dan kebahagiaanmu adalah kehidupanku
    Tak ada kebahagiaan yang terpancar dariku saat kau jauh dariku
    Tapi ada sejuta keceriaan yang memancar ketika aku melihat senyum itu
    Keluar dari bibir mungilmu

    Yogya,030930

    NALURI SEORANG SAHABAT

    Sahabat adalah duri di padang pasir yang seolah-olah membuat kita terluka
    Akan tetapi karena dialah kita mampu belajar untuk mengenali apa itu luka
    Sahabat adalah tongkat sakti yang berjalan
    Yang dengan hati-hati menuntun kita tuk melangkah, yang memberi sandaran disaat kita ingin berlabuh, yang memotivasi kita tuk berjalan maju menatap masa depan
    Sahabat……….!
    Duniamu begitu asing bagiku
    Tetapi jiwamu telah melekat di hati
    Bagaikan tanah lapang yang setiap saat terbuka bagi siapa saja
    Yang ingin bermain di atasnya.

    Yogya, 030931

    BINGUNG, SEDIH, CEMAS DAN BAHAGIA!
    AKU TAK TAHU KENAPA?!

    Bingung karena ada banyak co- yang naksir
    Bingung karena tak satu co-pun yang memberiku kepastian
    Bingung karena aku harus memilih
    Sedih karena aku harus menanti dan menanti terus
    Sedih karena aku harus berharap
    Sedih karena aku tidak tahu apa yang harus kuperbuat
    Cemas karena aku selalu dihantui
    Cemas karena aku takut kehilangan
    Cemas karena aku butuh mereka
    Cemas karena aku rindu mereka
    Bahagia karena aku punya mereka
    Bahagia karena mereka milikku
    Bahagia karena aku merasa dicintai
    Bahagia karena aku bisa berkata seperti ini!

    Yogya, 060205
    Agama adalah Inti Keindahan Tuhan

    Ketika sebagai manusia Q-ta terlalu angkuh untuk mengerti diri
    Adakah Q-ta terlalu suci ketika bisa berkata: Kafir!!! Atau Suci!!!???
    Mengapa kamu kafir?
    Mengapa kamu tidak sholat?
    Mengapa kamu tidak ke Gereja?
    Mengapa kamu tidak ke Pura? Atau Wihara?
    Kemudian aku menjawab:
    Salahkah aku jika aku tidak melakukannya?
    Siapa kamu yang berkata?
    Apakah layak kamu menyuruhku seperti itu?
    Layak jika kamu adalah Tuhanku! Ternyata kamu bukan Tuhanku!
    Maka biarkanlah aku berproses untuk mencari Tuhanku. Tuhan kekasihku yang abadi……..
     Adalah lebih bijak bagi mereka yang berusaha mencari Tuhannya melalui hati nuraninya sendiri, sedang di sekitarnya banyak orang tidak menyadari warisan agama telah menutup hati mereka untuk mencari dan mengenal Tuhannya.

    YOGYA, 050205
    Lelah dan lelah

    Aku lelah dan lelah…..hanya lelah yang kurasakan saat ini. Aku ingin lari tapi kakiku terjerat oleh warna2mu. Aku ingin mengeluh tapi mulutku tak sanggup berbicara kepadamu. Aku lelah harus berbohong dan berbohong. Aku capek dan capek harus membohongi perasaanku. Sebegitu kecilkah hatiku hingga aku sangat lelah seperti ini….? Aku benci dan benci harus lelah seperti ini! Aku tidak ingin lelah seperti ini. Waktu bukan untuk diajak berdamai tapi waktu untuk diajak berperang! dan perang yang sesungguhnya adalah perang terhadap diri sendiri!
    Kemunafikan selalu menggerogoti jiwaku, Nafsu membuatku miskin akan kehadiran sifat2-Mu. Alangkah naifnya diriku ini ketika aku berbohong dan berkhianat pada perasaanku sendiri.

     Berjanjilah untuk selalu jujur pada siapa saja. Jangan pernah berusaha untuk lari dari kenyataan. Karena pada dasarnya kenyataan selalu membuat Q-ta menjadi lebih baik. Jujurlah pada dirimu sendiri. Lakukan yang terbaik!berjanjilah!!!!!!
    Yogya, 060205

    Kisah sebatang Pohon!

    Oh pohonku betapa baiknya engkau kepadaku jika engkau mau menhilangkan dahagaku dengan buahmu. Sang pohon berkata: petiklah buahku saudaraku.makanlah sekenyangmu.Lain hari sang pemilik pohon berkata: wahai pohon betapa baiknya engkau jika engkau mau memberikan dahanmu untuk atap rumahku. Sang pohon berkata: wahai saudaraku petiklah dahanku untuk atapmu.Suatu ketika tak lama kemudian sang pemilik datang dan kembali berkata:: wahai pohon betapa baiknya engkau jika engkau mau memberikan ranting2mu untuk kayu bakar di rumahku.seketika sang pohon menjawab: petiklah ranting2ku dan gunakanlah sesuai kebutuhanmu. Kemudian belum lama berselang sang tetangga datang dan merasa perlu membuat perahu kecil agar dapat berlayar mencari nafkah, iapun datang dan berkata pada sang pohon: wahai pohon aku harus menghidupi keluargaku dan aku membutuhkan batang kayumu untuk membuat perahu agar anak2ku dapat makan. Maka sang pohon menjawab: potonglah batang kayuku dan buatlah perahu dan carilah makan untuk anak2mu. Setelah itu panas terik telah mencapai puncaknya, datang seorang musafir yang kelelahan dan meminta izin untuk bersandar pada pohon yang tinggal akarnya. Sang pohon tersenyum dan berucap:bersandarlah di batang akarku. Kemudian selang berjam-jam, berhari2, berbulan2 dan bertahun2, waktupun meminta izin kepada sang pohon untuk merapuhkan tulang2 akar pohon tersebut dan sang pohon berucap untuk terakhir kalinya: Tuhan terima kasih karena Engkau telah memberiku banyak manfaat bagi orang lain yang membutuhkan. Hidupku yang sebentar ini tak kan sia2 karena penciptaanMu yang memang tak pernah sia2! Maka ambillah diriku sebagaimana Engkau menciptakanku dahulu kala.

     Aku ingin menjadi seperti layaknya pohon yang selalu siap siaga bagi orang yang membutuhkan pertolongan.
    Pohon yang mampu memberi harapan dan kebaikan bagi sesamanya, dengan tidak mengharap sesuatu yang lebih. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s