Sejak kapan kau mencintai laut?

Sejak kapan kau mencintai laut?

image

Sejak kapan kau mencintai laut?

Sedangkan rumahmu lubuk jantung gunung gemunung
Tidak ada pohon pinus di pesisir, tidak ada hutan berkabut

Kau akan terombang-ambing kala badai mencabik perahu mu
Terdampar di tepian pantai tempat gubuk nelayan papa dan bau amis ikan di tiap penjuru

Sejak kapan kau mencintai laut?

Tidakkah hutan berkabut cukup misterius?
Tidakkah kau merindu embun pagi di padang sabana yang hening? Atau berdiri di puncak gemunung menanti mentari merekah di timur jauh

Tidak ada jalan setapak merah terjal yang kau daki
Tak ada lumut dan paku-pakuan yang menyembunyikan batu prasasti
Tidak ada benang raja yang menyusup di antara rimbun dedaunan saat kau merasuk dalam hutan

Sejak kapan kau mencintai laut?

Tempat nelayan merajut jala dalam sepi
Tempat ombak menyapa pantai tanpa henti

Nurani Fajri
2 Mei 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s